Jenis Fonem Jenis fonem yang dibicarakan di atas (vokal dan konsonan) dapat dibayangkan sebagai atau dikaitkan dengan segmen-segmen yang membentuk arus ujaran. Kata bintang , misalnya, dilihat sebagai sesuatu yang dibentuk oleh enam segmen — /b/, /i/, /n/, /t/, /a/, /ŋ/. Satuan bunyi fungsional tidak hanya berupa fonem-fonem segmental. Jika dalam fonetik telah diperkenalkan adanya unsur-unsur suprasegmental, dalam fonologi juga dikenal adanya jenis fonem suprasegmental. Dalam bahasa Batak Toba kata /itəm/ berarti '(pewarna) hitam', sedangkan /itɔm/ (dengan tekanan pada suku kedua) berarti 'saudaramu'. Terlihat bahasa yang membedakan kedua kata itu adalah letak tekanannya, sehingga dapat dikatakan bahwa tekanan bersifat fungsional. Lain lagi yang diperlihatkan dalam contoh bahasa Inggris berikut. Di sini perubahan letak tekanan tidak mengubah makna leksikal kata, tetapi mengubah jenis katanya. Kata benda Kata kerja ‘import ‘impor’ ...
13. Yomihon
Yomihon adalah buku bacaan yang tidak terrmasuk karya ilmiah, tetapi hanya merupakan buku bacaan biasa yang mengandung nilai sastra. Yomihon bersumber dari karya Tsuga Teisso yang berjudul Hayabu Soshi yang ditulis pada zaman pramodern, termasuk karya sastra yang dipandang sebagai hasil dari pengaruh kuat novel Cina Hakuwa Shosetsu.Pada tahun Bunka (1804-1817) Akebono Soshi karya Santo Kyoden, Chinsetsu Yumiharitsugi, Nanso Satomi Hakkenden karya Kyokutei Bakin ditetapkan sebagai buku kesusastraan. Keistimewaan karya-karya tersebut ialah adanya unsur sejarah, dan materi ceritanya berkisah tentang keadaan sesungguhnya. Pola pemikiran yang mendukung keseluruhan novel yang panjang ini didasarkan pada pola filsafat atau pemikiran Konfusius dan Buddha, dengan sebutan kanzen choaku, kejahatan yang dikalahkan oleh kebaikan.
Tokoh pertama yang menganut pola pikir kanzen choaku adalah Takizawa Bakin. Dia juga termasuk penulis novel profesional yang pertama di Jepang, dan sampai zaman modern sekarang ini, yomihon karangan Bakin tetap dibaca dan disukai banyak orang.
Baca: Buku Pengantar Kesusastraan Jepang
Comments
Post a Comment