Jenis Fonem Jenis fonem yang dibicarakan di atas (vokal dan konsonan) dapat dibayangkan sebagai atau dikaitkan dengan segmen-segmen yang membentuk arus ujaran. Kata bintang , misalnya, dilihat sebagai sesuatu yang dibentuk oleh enam segmen — /b/, /i/, /n/, /t/, /a/, /Å‹/. Satuan bunyi fungsional tidak hanya berupa fonem-fonem segmental. Jika dalam fonetik telah diperkenalkan adanya unsur-unsur suprasegmental, dalam fonologi juga dikenal adanya jenis fonem suprasegmental. Dalam bahasa Batak Toba kata /itÉ™m/ berarti '(pewarna) hitam', sedangkan /itÉ”m/ (dengan tekanan pada suku kedua) berarti 'saudaramu'. Terlihat bahasa yang membedakan kedua kata itu adalah letak tekanannya, sehingga dapat dikatakan bahwa tekanan bersifat fungsional. Lain lagi yang diperlihatkan dalam contoh bahasa Inggris berikut. Di sini perubahan letak tekanan tidak mengubah makna leksikal kata, tetapi mengubah jenis katanya. Kata benda Kata kerja ‘import ‘impor’ ...
Buku ini adalah hasil terjemahan dari buku berbahasa Jepang
yang berjudul Nihon Bungakushi karangan
Asoo Isoji dkk yang diterbitkan oleh penerbit Meiji Shoin di Tokyo dengan
cetakan pertama pada tahun 1972. Yang diterjemahkan adalah buku cetakan
ke-tujuh yang terbit pada tahun tahun 1976.
Pekerjaan terjemahan ini dilakukan oleh staf pengajar
Jurusan Asia Timur Seksi Jepang Fakultas Sastra Universitas Indonesia mulai
tahun 1977. Pekerjaan terjemahan sampai selesai memakan waktu tidak kurang dari
tiga tahun lamanya, setelah itu dilakukan penyuntingan dan perbaikan yang
memakan waktu sampai satu tahun lebih. Waktu yang dihabiskan sampai sedemikian
lama ini disebabkan oleh para pekerja yang rata-rata berusia muda sehingga
kurang berpengalaman, juga disebabkan oleh kesibukan-kesibukan rutin sebagai
staf pengajar.
Pekerjaan terjemahan dibantu oleh tenaga ahli dalam bidang
kesusastraan Jepang yaitu Prof. Tadahiko Noge dari Meiji University dan Prof.
Hideaki Kanie dari Tokai University yang bertugas sebagai dosen tamu pada
Fakultas Sastra Universitas Indonesia dari tahun 1976 sampai dengan 1980.
Selain itu juga pernah dibantu oleh beberapa guru besar tamu lain yang bertugas
selama periode tersebut. Pekerjaan penyuntingan pernah dibantu oleh Prof.
Tadataka dari Hokkaido University.
Proyek penerjemahan dari penerbitan buku ini dapat
dilaksanakan berkat bantuan penuh yang diberikan oleh The Japan Foundation
Tokyo (Pusat Kebudayaan Jepang Jakarta) termasuk pengiriman dosen tamu dan guru
besar tamu yang membantu proyek ini seperti tersebut di atas.
Dalam penerjemahan dan penyuntingan buku ini jelas akan
dijumpai adanya kekurangan-kekurangan. Kami telah berusaha semaksimal mungkin,
terutama dalam hal penerjemahan isi telah diusahakan jangan sampai terjadi
penerjemahan yang keliru. Penyuntingan dilakukan oleh dua orang sehingga dapat
dirasakan masih ada bagian-bagian yang tidak sempat untuk diseragamkan.
Kekurangan-kekurangan yang ada mudah-mudahan tidak sampai menghilangkan nilai
penerbitan buku ini dan kami juga bersedia menampung saran-saran maupun
kritik-kritik membangun dari para pembaca.
Terakhir kami sampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya
kepada The Japan Foundation, kepada Prof. Tadahiko Noge, Prof. Hideaki Kanie,
kepada Prof. Tadataka Kamiya, kepada Drs. Andrei Limarga bekas Ketua Seksi
Jepang, dan pihak-pihak atau orang-orang lain baik secara langsung maupun tidak
langsung yang pernah membantu usaha penerjemahan dan penerbitan buku ini.
Terima kasih.
Jakarta,
Desember 1983

Comments
Post a Comment