Jenis Fonem Jenis fonem yang dibicarakan di atas (vokal dan konsonan) dapat dibayangkan sebagai atau dikaitkan dengan segmen-segmen yang membentuk arus ujaran. Kata bintang , misalnya, dilihat sebagai sesuatu yang dibentuk oleh enam segmen — /b/, /i/, /n/, /t/, /a/, /ŋ/. Satuan bunyi fungsional tidak hanya berupa fonem-fonem segmental. Jika dalam fonetik telah diperkenalkan adanya unsur-unsur suprasegmental, dalam fonologi juga dikenal adanya jenis fonem suprasegmental. Dalam bahasa Batak Toba kata /itəm/ berarti '(pewarna) hitam', sedangkan /itɔm/ (dengan tekanan pada suku kedua) berarti 'saudaramu'. Terlihat bahasa yang membedakan kedua kata itu adalah letak tekanannya, sehingga dapat dikatakan bahwa tekanan bersifat fungsional. Lain lagi yang diperlihatkan dalam contoh bahasa Inggris berikut. Di sini perubahan letak tekanan tidak mengubah makna leksikal kata, tetapi mengubah jenis katanya. Kata benda Kata kerja ‘import ‘impor’ ...
15. Sharebon
Sharebon adalah bentuk novel yang berasal dari pertengahan sampai akhir zaman Edo. Materi ceritanya diambil dari kehidupan wanita penghibur (yuri). Salah satu keistimewaan sharebon adalah permainan kalimatnya yang ditulis dalam bentuk percakapan secara realistis, di samping adanya usaha untuk menonjolkan filsafat dari yuri zaman Edo yang disebut tsu, yaitu orang yang mempunyai pengetahuan dan pengalaman luas dalam suatu hal. Perubahan-perubahan yang terjadi digambarkan dengan sikap lucu dan menarik.
Orang pertama yang mempopulerkan sharebon adalah Santo Kyoden. Kensei Shijuhatte yang merupakan karya terbaiknya ternyata peredarannya mendapat tekanan pihak Bakufu. Tidak lama kemudian, muncul pengarang-pengarang penting lain yang karya-karyanya dipandang mempunyai nilai tinggi, di antaranya adalah Shikitei Samba dan Jippensha Itsuku. Sharebon kemudian digantikan oleh ninjobon dan kokkeibon.
Baca: Buku Pengantar Kesusastraan Jepang
Comments
Post a Comment