Jenis Fonem Jenis fonem yang dibicarakan di atas (vokal dan konsonan) dapat dibayangkan sebagai atau dikaitkan dengan segmen-segmen yang membentuk arus ujaran. Kata bintang , misalnya, dilihat sebagai sesuatu yang dibentuk oleh enam segmen — /b/, /i/, /n/, /t/, /a/, /Å‹/. Satuan bunyi fungsional tidak hanya berupa fonem-fonem segmental. Jika dalam fonetik telah diperkenalkan adanya unsur-unsur suprasegmental, dalam fonologi juga dikenal adanya jenis fonem suprasegmental. Dalam bahasa Batak Toba kata /itÉ™m/ berarti '(pewarna) hitam', sedangkan /itÉ”m/ (dengan tekanan pada suku kedua) berarti 'saudaramu'. Terlihat bahasa yang membedakan kedua kata itu adalah letak tekanannya, sehingga dapat dikatakan bahwa tekanan bersifat fungsional. Lain lagi yang diperlihatkan dalam contoh bahasa Inggris berikut. Di sini perubahan letak tekanan tidak mengubah makna leksikal kata, tetapi mengubah jenis katanya. Kata benda Kata kerja ‘import ‘impor’ ...
d. Lakon Noh
SUMIDAGAWA
Di Mokuboji, di tepi Sungai Sumidagawa terdapat makam Umewakamaru yang disebut Gongeng Engi. Pada zaman dahulu ada cerita bahwa Yoshida yang tinggal di Kitashirakawa, Kyoto mempunyai seorang anak yang bernama Umewakamaru.Pada suatu hari Umewakamaru diculik orang, dan tidak diketahui di mana dia berada. Yoshida mencari ke sana kemari sampai akhirnya dia tiba di Musashino Kuni, yang sekarang disebut Tokyo. Pada tanggal 15 Maret musim semi, ketika seorang tukang perahu menunggu muatannya, datanglah seorang wanita seperti orang gila meminta supaya dia diizinkan naik perahu. Tukang perahu mengizinkan asal wanita itu dapat memperlihatkan kelucuan kepadanya. Akan tetapi, si wanita tidak mau bahkan dia menasihati tukang perahu—dengan mengambil contoh seperti yang ada dalam cerita Ise Monogatari—dan dia bertambah tidak sadar diri. Melihat keadaan seperti itu tukang perahu merasa kasihan dan dia langsung mengizinkan wanita itu untuk menaiki perahunya.
Di dalam perahu, tukang perahu menceritakan tentang makam yang berada di seberang sungai. Pada tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 15 Maret anak yang diculik dari Kyoto sakit dan meninggal. Sebelum meninggal anak itu memesan agar dikuburkan di pinggir jalan karena jalan itu sering dilalui orang Kyoto. Mendengar cerita tukang perahu itu, wanita itu menangis tersedu-sedu. Dengan bantuan tukang perahu, wanita itu bisa berdoa di makam yang ada di pinggir kali. Pada waktu wanita itu berdoa tampak olehnya arwah Umewakamaru di pinggir kali. Ketika wanita itu mencoba memeluk, arwah itu menghilang, yang tampak hanyalah sebuah batu nisan.
DOJOJI
Pada waktu diadakan doa untuk perbaikan kembali lonceng besar yang berada di kuil Dojoji di daerah Kinshu (sekarang Wakayama), wanita tidak diperbolehkan masuk ke kuil. Namun, ada seorang shirabyoshi yang juga ingin turut berdoa dengan menyumbangkan sebuah tarian. Pada waktu lonceng diturunkan, penari itu masuk ke dalam lonceng. Pendeta terkejut melihat seorang wanita berada di dalam ketika lonceng diangkat. Selain itu, dan yang paling menakjubkan, ternyata di dalam lonceng juga terdapat seekor ular.Dahulu kala anak gadis yang bernama Masago dari Mutsuno Kuni (sekarang Propinsi Iwate) jatuh cinta pada Yamabushi, seorang pendeta. Karena begitu besarnya cinta Masago, membuat Yamabushi takut dan dia lari bersembunyi di bawah lonceng kuil Dojoji. Yamabushi yang bersembunyi di kuil Dojoji itu dikejar oleh Masago yang berubah bentuk menjadi ular. Ular itu melilit lonceng besar dan dari mulutnya keluar semburan api yang mengakibatkan lonceng itu meleleh.
Sesungguhnya, ular yang masuk ke dalam lonceng di kuil Dojoji adalah siluman dari Masago. Kalau para pendeta kuil Dojoji berdoa secara khusyuk, ular tersebut hilang ke dalam aliran sungai Hidahagawa.
Shirabyoshi adalah salah satu jenis tarian dan lagu pada abad pertengahan yang dimainkan oleh wanita penghibur dengan mengenakan kimono suikan dan topi yang disebut eboshi.
Baca: Buku Pengantar Kesusastraan Jepang
Comments
Post a Comment