Jenis Fonem Jenis fonem yang dibicarakan di atas (vokal dan konsonan) dapat dibayangkan sebagai atau dikaitkan dengan segmen-segmen yang membentuk arus ujaran. Kata bintang , misalnya, dilihat sebagai sesuatu yang dibentuk oleh enam segmen — /b/, /i/, /n/, /t/, /a/, /Å‹/. Satuan bunyi fungsional tidak hanya berupa fonem-fonem segmental. Jika dalam fonetik telah diperkenalkan adanya unsur-unsur suprasegmental, dalam fonologi juga dikenal adanya jenis fonem suprasegmental. Dalam bahasa Batak Toba kata /itÉ™m/ berarti '(pewarna) hitam', sedangkan /itÉ”m/ (dengan tekanan pada suku kedua) berarti 'saudaramu'. Terlihat bahasa yang membedakan kedua kata itu adalah letak tekanannya, sehingga dapat dikatakan bahwa tekanan bersifat fungsional. Lain lagi yang diperlihatkan dalam contoh bahasa Inggris berikut. Di sini perubahan letak tekanan tidak mengubah makna leksikal kata, tetapi mengubah jenis katanya. Kata benda Kata kerja ‘import ‘impor’ ...
(4) Cara Menggerakkan Boneka
Untuk menggerakkan boneka biasanya diperlukan 3 orang pembantu dalang yang disebut ayatsuri zukai. Tugas ketiga orang ini masing-masing berbeda. Ketiga pembantu dalang masing-masing harus dapat bekerja sama dengan baik karena kalau tidak boneka-boneka tersebut akan kelihatan tidak hidup. Ketiga orang tersebut masing-masing disebut omo zukai (pembantu dalang utama), hidari zukai (pembantu dalang bagian kiri), dan ashi zukai (pembantu dalang bagian kaki).
Omo zukai tugasnya menggerakkan bagian kepala, dengan memasukkan tangan kirinya dari baju boneka. Tampak tangannya menahan dogushi. Dogushi tersebut dipegang dengan jari kelingking dan jari manisnya. Jari tengah memegang hikisen, ibu jari dan telunjuk memegang ozaru sehingga mata, mulut, dan alis dapat digerakkan. Ibu jari juga menggerakkan kataita ke atas ke bawah untuk menekspresikan boneka bernafas. Tangan kanan omo zukai selain memegang tangan boneka juga membantu gerakan tangan boneka di waktu memegang benda-benda dengan tangannya sendiri melalui lubang tangan baju boneka.
Hidari zukai memegang dogushi dan juga membantu boneka di waktu memegang benda-benda. Tugas ini sama dengan tugas tangan kanan omo zukai.
Untuk menggerakkan boneka, ashi zukai berada di belakang kaki boneka. Gerakan untuk kaki boneka hanyalah menggoyang-goyangkan bagian bawah baju boneka supaya kelihatan seolah-olah boneka tersebut mempunyai kaki. Untuk mengekspresikan suara kaki boneka ashi zukai menghentakkan kakinya sendiri. Oleh karena itu, ashi zukai memakai geta (bakiak). Untuk membedakan boneka dengan pembantu dalang agar jelas kelihatan dari panggung pembantu dalang mengenakan pakaian hitam dan bagian kepala dan mukanya juga ditutupi kain hitam yang disebut kuroko. Warna hitam itu dimaksudkan sebagai "tanda kekosongan" sehingga makna teaternya tidak ada. Adakalanya omo zukai juga mengenakan pakaian adat kuno.
Baca: Buku Pengantar Kesusastraan Jepang
Comments
Post a Comment