Skip to main content

Posts

Jenis Fonem

Jenis Fonem Jenis fonem yang dibicarakan di atas (vokal dan konsonan) dapat dibayangkan sebagai atau dikaitkan dengan segmen-segmen yang membentuk arus ujaran. Kata bintang , misalnya, dilihat sebagai sesuatu yang dibentuk oleh enam segmen — /b/, /i/, /n/, /t/, /a/, /Å‹/. Satuan bunyi fungsional tidak hanya berupa fonem-fonem segmental. Jika dalam fonetik telah diperkenalkan adanya unsur-unsur suprasegmental, dalam fonologi juga dikenal adanya jenis fonem suprasegmental. Dalam bahasa Batak Toba kata /itÉ™m/ berarti '(pewarna) hitam', sedangkan /itÉ”m/ (dengan tekanan pada suku kedua) berarti 'saudaramu'. Terlihat bahasa yang membedakan kedua kata itu adalah letak tekanannya, sehingga dapat dikatakan bahwa tekanan bersifat fungsional. Lain lagi yang diperlihatkan dalam contoh bahasa Inggris berikut. Di sini perubahan letak tekanan tidak mengubah makna leksikal kata, tetapi mengubah jenis katanya. Kata benda Kata kerja ‘import ‘impor’ ...

Komisi IX DPR Dan Laporan BPK Bahwa Lebih Dari 95% BLBI Tidak Dapat Dipertanggungjawabkan

KOMISI DPR DAN LAPORAN BPK BAHWA LEBIH DARI BLBI TIDAK DAPAT DIPERTANGGUNG JAWABKAN    Tadi telah dikemukakan adanya laporan audit investigasi oleh BPK tentang BLBI. Ketika laporan tersebut diserahkan kepada Komisi IDP R, saya berfungsi sebagai anggota Komisi IX DPR. Maka dibentuk Panja untuk membahas laporan tersebut. Saya masuk sebagai anggota Panja. Saya tidak banyak dilibatkan dalam rapat-rapat Panja yang mungkin juga dihadiri oleh para pejabat dari Bank Indonesia dan Departemen Keuangan. Rapat-rapatnya tidak di gedung DPR, tetapi di hotel-hotel. Kesimpulan Panja mengejutkan saya. Seperti tadi telah saya kemukakan, menurut BPK sejumlah Rp138.442.026 juta atau 95, 78% dikategorikan oleh BPK sebagai "berbagai penyimpangan terhadap ketentuan yang berlaku, kelemahan sistem dan kelalaian dalam penyaluran BLBI yang menimbulkan potensi kerugian negara." Oleh Panja disepakati bahwa Bl hanya disuruh bertanggung jawab sebesar Rp24,5 triliun saja, karena ka...

BLBI Dalam Krisis 1998 Yang Bermasalah Besar

BLBI DALAM KRISIS 1998 YANG BERMASALAH BESAR    Atas permintaan DPR, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menerbitkan laporan audit investigasi bernomor 06/01/Auditama Il/ Al/V11/2000 tertanggal 31 Juli 2000. Judulnya "LAPORAN AUDIT INVESTIGASI Penyaluran dan Penggunaan BANTUAN LIKUIDITAS BANK INDONESIA (BLBI)" Ringkasan Eksekutifnya dimulai dengan "Audit dilakukan pada Bank Indonesia dan 48 bank penerima BLBI, yaitu 10 Bank Beku Operasi (BBO), 5 Bank Take Over (BTO), 18 Bank Beku Kegiatan (BBW) dan 15 Bank Dalam Likuidasi (BDL)." Saya kutip beberapa butir yang penting sebagai berikut. "BI tetap tidak melakukan stop kliring kepada bank-bank yang sudah mengalami overdraft dalam jumlah besar dan waktu yang lama." "Dispensasi kepada bank-bank yang rekening gironya bersaldo debet untuk tetap mengikuti kliring, pada mulanya diberikan dalam jangka waktu tertentu tanpa ada batasan jumlah maksimal. Namun, dalam perkembangan selanjutnya dis...

Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Yang 95,78 Persennya Disalahgunakan

BANTUAN LIKUIDITAS BANK INDONESIA (BLBI) YANG 95,78 PERSENNYA DISALAH GUNAKAN   1. BLBI adalah Fungsi Pokok Bank Sentral Fungsi yang paling pokok dari sebuah bank sentral adalah bertindak sebagai the bankers' bank atau lender of last resort. Bank melakukan transaksi setiap harinya. Salah satu yang termasuk kegiatan bank paling intensif adalah lalu lintas uang antar bank yang disebabkan karena lalu lintas giro dari semua pemegang rekening bank. Bank berutang kepada bank lain kalau uang nasabah berpindah ke bank lain tersebut, dan sebaliknya. Jumlah uang keseluruhan yang setiap harinya masuk ke dalam bank tidak pernah persis sama dengan jumlah uang keluarnya. Di antara seluruh bank yang ada di negeri ini, semuanya dihitung menjadi satu, sehingga setiap akhir hari posisinya setiap bank ketahuan, apakah saldonya plus/positif atau minus/negatif. Penyatuan dari keseluruhan ikhtisar lalu lintas uang antara semua bank ini disebut clearlng (kliring). Kalau sebuah b...

Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik

Buku Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik Daftar Isi Prakata Bagian Pertama Mengenal Bahasa dan Linguistik BAHASA DAN LINGUISTIK (Harimurti Kridalaksana) Apakah Bahasa Itu? Sistem dan Struktur Bahasa Apakah Linguistik Itu? Letak Keilmiahan Linguistik Tahap-tahap dalam Penelitian Linguistik Metode dalam Linguistik Pendekatan dalam Linguistik Linguistik sebagai Salah Satu Cabang Ilmu Pengetahuan Budaya Manfaat Linguistik Daftar Pustaka ASPEK KOGNITIF BAHASA (Setiawati Darmojuwono dan Kushartanti) Proses Kognitif: Pengantar Proses Kognitif dan Otak Memori dan Bahasa Bentuk Penyimpanan Informasi di dalam Memori Bagaimana Kita Melupakan Dan Mengingat Sesuatu Proses Pemahaman dalam Komunikasi Pemerolehan dan Pemelajaran Bahasa    Tahap-tahap dalam Pemerolehan Bahasa Pertama    Pemelajaran Bahasa Asing    Bilingualitas dan Bilingualisme Gangguan dalam Proses Berbahasa Penutup Daftar Pustaka ASPEK FISIOLOGIS B...

Jebakan Utang (Debt Trap)

JEBAKAN UTANG (DEBT TRAP) Dari utang luar ngeri yang terus-menerus diberikan dan diterima oleh Indonesia, telah lama kita masuk ke dalam jebakan utang (debt trap) . Dampak dari jebakan utang sudah lama sangat terasa. Pertama tentunya besarnya jumlah utang luar negeri itu sendiri yang sudah melampaui batas-batas kewajaran kalau dihitung dengan ukuran Debt Service Ratio (DSR). Namun, pemerintah kemudian menyajikan angka utang negara yang dinyatakan dalam persen dari P DB yang menjadi jauh lebih kecil. Permainan statistik seperti ini diberlakukan pada semua lini. Saat ini ditulis (Agustus 2015) DSR Indonesia sudah 60%, sedangkan untuk jangka waktu yang sangat lama dalam Orde Baru, DSR yang melampaui 20% sudah dianggap lampu merah. Sekarang wajar dan tidaknya jumlah utang luar negeri dinyatakan dalam persen dari P DB, sehingga menjadi 25%, dan inilah yang digembar-gemborkan sambil mengatakan bahwa jumlah utang luar negeri Indonesia masih rendah. Walaupun Pemerintah d...

Penghancuran Melalui Sistem Keuangan

PENGHANCURAN MELALUI SISTEM KEUANGAN Kalau tadi disebutkan peran pemerintah yang semakin minimal dalam produksi dan distribusi barang dan jasa, walaupun termasuk kategori barang dan jasa publik, tidak kalah pentingnya ialah liberalisasi dalam bidang keuangan. Justru sistem inilah yang merupakan frontier untuk membuat negara-negara mangsa tergantung dan dikendalikan. Dalam buku yang tadi telah disebut, yaitu A Game As As Empire, Stewen Hiatt sebagai editornya menulis bahwa "....pembayaran dari negara-negara dunia ketiga berjumlah sekitar US$ 375 miliar per tahun atau 20 kali lebih besar dari jumlah uang yang diterimanya dari negara-negara kaya. Sistem ini juga disebut Marshall Plan yang terbalik, dengan negara-negara dari belahan Selatan dunia memberikan subsidi kepada negara-negara kaya di belahan Utara dunia, walaupun separuh dari manusia di dunia hidup dengan US$ 2 per hari." (halaman 19) Indonesia masuk ke dalam jebakan utang (debt trap) tersebut. Sej...

Respons Negara-Negara Eropa Barat Terhadap Ekses Mekanisme Pasar

RESPONS (JAWABAN) NEGARA- NEGARA EROPA BARAT TERHADAP EKSES MEKANISME PASAR Telah digambarkan dalam bab sebelumnya betapa mekanisme pasar yang Inurni dan mutlak, yang melarang campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi bisnis, telah menimbulkan ekses luar biasa dalam bentuk ketidakadilan dan pelanggaran terhadap kemanusiaan. Maka digugatlah kondisi seperti ini oleh Karl Marx dan Friedrich Engels secara sangat ekstrem dan radikal, yang bahkan disertai dengan aksi nyata dalam bentuk revolusi yang gagal. Negara-negara di Eropa Barat tidak mengabaikan gugatan Marx sepenuhnya. Mereka mengakui kelemahan mekanisme pasar yang murni dan mutlak, tetapi mereka tidak mau mengadopsi pikiran dan sistem Marx sepenuhnya, seperti yang dilakukan oleh negara-negara Eropa Timur dan China. Negara-negara Eropa Barat sejak awal sudah memahami dan menyadari sepenuhnya bahwa pikiran dan teorinya Karl Marx didasarkan atas metode deduksi murni sebagai kamergeleerde (seorang filosof da...